{"id":31149,"date":"2025-01-17T07:26:08","date_gmt":"2025-01-17T00:26:08","guid":{"rendered":"https:\/\/sgu.ac.id\/?p=31149"},"modified":"2025-01-23T11:31:54","modified_gmt":"2025-01-23T04:31:54","slug":"ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sgu.ac.id\/id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/","title":{"rendered":"Ribuan Rumah Korban Kebakaran Los Angeles: Tahan Gempa tapi Rentan Api"},"content":{"rendered":"<div class=\"wpb-content-wrapper\">\t\t<div class=\"u_row\">\n        \t<div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid mpc-row\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12 mpc-column\" data-column-id=\"mpc_column-846a2dabe12fe51\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\"><div class=\"vc_row wpb_row vc_inner vc_row-fluid mpc-row\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12 mpc-column\" data-column-id=\"mpc_column-996a2dabe12f690\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\">\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p style=\"text-align: justify;\"><em>Dosen Sustainable Energy and Environment di Swiss German University mengurai penyebab kebakaran hutan di Los Angeles, California, sulit dikendalikan.<\/em><\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl\" style=\"text-align: justify;\">\n<p><b>TEMPO.CO<\/b>,&nbsp;<b>Jakarta<\/b>&nbsp;&ndash;&nbsp;<strong><a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/lingkungan\/pemicu-kebakaran-los-angeles-1193925\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kebakaran hutan<\/a><\/strong>&nbsp;dan lahan yang terjadi di&nbsp;<strong><a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/internasional\/update-terbaru-kebakaran-los-angeles-25-tewas-9-596-hektar-lahan-hangus--1194956\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Los Angeles<\/a><\/strong>, California, Amerika Serikat, turut menghanguskan belasan ribu rumah. Kebakaran sejak 7 Januari 2025 itu juga menewaskan 24 orang.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Dosen Sustainable Energy and Environment di&nbsp;<strong><a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/tag\/swiss-german-university\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Swiss German University<\/a><\/strong>&nbsp;Hery Sutanto menguraikan, parahnya kebakaran di Los Angeles itu tak hanya dipengaruhi oleh kondisi iklim, tapi juga material bangunan. Dituturkannya, banyak rumah dibangun dengan bahan yang rentan terhadap api, seperti polimer, termasuk insulasi poliuretan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&ldquo;Bahan-bahan ini ringan dan hemat biaya, sehingga menjadi pilihan populer untuk konstruksi. Namun, bahan ini juga sangat mudah terbakar, yang mempercepat penyebaran api,&rdquo; kata Hery dalam keterangan tertulis yang diterima&nbsp;<em>Tempo<\/em>&nbsp;pada Rabu, 15 Januari 2025.<\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Menurut dia, penggunaan material rentan api itu juga mengantisipasi Los Angeles sebagai daerah yang juga rawan gempa bumi. Bahan ringan menjadi ringan karena bisa mengurangi beban struktural, membuat bangunan lebih tahan terhadap aktivitas seismik.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski memiliki kelebihan menjadikan rumah tahan gempa, kata Hery, material tersebut justru terbukti meningkatkan risiko kerusakan akibat kebakaran. &ldquo;Karena kerentanan ini semestinya menggunakan bahan bangunan dan desain yang lebih inovatif, seimbang antara ketahanan api dan guncangan gempa bumi.&rdquo;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Perubahan Iklim di Los Angeles<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hery mengatakan peristiwa kebakaran parah di Los Angeles ini juga tak lepas dari dampak perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan yang kurang bijaksana. Peningkatan suhu global dan musim kemarau berkepanjangan di California menciptakan kondisi yang mendukung untuk kebakaran hutan.<\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Menurut dia, penggunaan material rentan api itu juga mengantisipasi Los Angeles sebagai daerah yang juga rawan gempa bumi. Bahan ringan menjadi ringan karena bisa mengurangi beban struktural, membuat bangunan lebih tahan terhadap aktivitas seismik.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski memiliki kelebihan menjadikan rumah tahan gempa, kata Hery, material tersebut justru terbukti meningkatkan risiko kerusakan akibat kebakaran. &ldquo;Karena kerentanan ini semestinya menggunakan bahan bangunan dan desain yang lebih inovatif, seimbang antara ketahanan api dan guncangan gempa bumi.&rdquo;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Perubahan Iklim di Los Angeles<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hery mengatakan peristiwa kebakaran parah di Los Angeles ini juga tak lepas dari dampak perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan yang kurang bijaksana. Peningkatan suhu global dan musim kemarau berkepanjangan di California menciptakan kondisi yang mendukung untuk kebakaran hutan.<\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Suhu rata-rata, kata Hery, telah meningkat selama beberapa dekade terakhir, seperti musim panas sering melebihi 35 derajat Celsius. Kemudian tingkat kelembaban yang sangat rendah sering turun di bawah 15 persen, lingkungan menjadi sangat kering dan rentan terhadap kebakaran.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>&ldquo;Kecepatan angin (Santa Ana Winds) yang sering mencapai 30 sampai 50 kilometer per jam, semakin meningkatkan kecepatan penyebaran api, sehingga upaya pengendalian menjadi semakin sulit,&rdquo; ucapnya. Hery mengutip laporan NBC News dan AP News, kebakaran terbaru pada awal tahun ini didorong oleh embusan angin dengan kecepatan yang melebihi 112 kilometer per jam.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Angin Santa Ana adalah angin kering dan hangat yang berembus dari pedalaman Amerika menuju pantai California selatan, terutama saat musim gugur dan dingin. Angin ini sudah terkenal mendukung terciptanya kebakaran secara signifikan dengan menurunkan kelembapan.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p style=\"text-align: justify;\">&ldquo;Kombinasi vegetasi kering dan embusan kuat yang sering kali melebihi 112 kilometer per jam menciptakan kondisi ideal untuk kebakaran hutan yang sulit dikendalikan,&rdquo; ujar Hery menambahkan.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_single_image wpb_content_element vc_align_left wpb_content_element\">\n\t\t\n\t\t<figure class=\"wpb_wrapper vc_figure\">\n\t\t\t<div class=\"vc_single_image-wrapper   vc_box_border_grey\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/sgu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/1369386_720.jpg\" class=\"vc_single_image-img attachment-full\" alt=\"\" title=\"1369386_720\" srcset=\"https:\/\/sgu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/1369386_720.jpg 1000w,  https:\/\/sgu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/1369386_720-300x200.jpg 300w,  https:\/\/sgu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/1369386_720-768x512.jpg 768w,  https:\/\/sgu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/1369386_720-18x12.jpg 18w,  https:\/\/sgu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/1369386_720-255x170.jpg 255w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\"><\/div>\n\t\t<\/figure>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\">\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, musim dingin yang lebih hangat juga mempengaruhi ketersediaan air karena salju yang turun di Sierra Nevada telah berkurang. Padahal, wilayah itu sejatinya menyediakan cadangan air yang cukup saat kemarau.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Hery melihat musim panas yang lebih kering memperparah kekeringan vegetasi, mengubah hutan menjadi semacam &ldquo;kotak korek api&rdquo; yang siap menyala. &ldquo;Efek buruk yang lebih luas dari pemanasan global yang terlihat secara lokal ini seperti menjadi tamparan keras bagi kita semua, akibat dari konsumsi bahan bakar fosil dan deforestasi,&rdquo; tuturnya.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>California memiliki sejarah panjang tentang kebakaran hutan dan lahan. Selama dua dekade terakhir, kata Hery, terdapat peristiwa kebakaran dengan kerusakan berat, misalnya pada tahun 2018, kebakaran hutan menewaskan 85 orang dan menghancurkan 19 ribu bangunan.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu ada Dixie Fire pada 2021 yang membakar 388.498 hektare, dan kebakaran awal 2025 ini di wilayah Palisades dan Eaton membakar sekitar 15 ribu hektare dan menghancurkan lebih dari 13 ribu bangunan.<\/p>\n<\/div>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\">\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p>SUMBER PEMBERITAAN: <a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/sains\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api-1195185\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"color: #333399;\"><span style=\"text-decoration: underline;\"><em><strong>TEMPO<\/strong><\/em><\/span><\/span><\/a><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\">\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h4 style=\"text-align: justify;\"><strong>Tentang Swiss German University<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify; margin: 12.0pt 0cm 12.0pt 0cm;\"><span lang=\"EN-US\" style=\"font-size: 11.0pt; font-family: 'Calibri',sans-serif; color: black;\">Swiss German University (SGU) adalah universitas swasta bertaraf internasional yang berdiri sejak tahun 2000 di Indonesia, menawarkan pendidikan berkualitas tinggi dengan menggabungkan sistem pendidikan Jerman, Swiss, dan Indonesia. Terletak di Alam Sutera, Tangerang, SGU memiliki 3 fakultas dengan 17 program studi Sarjana dan 6 program studi Pascasarjana di bidang Teknik, Teknologi Informasi, Bisnis, dan Ilmu Sosial. SGU berkomitmen menghasilkan lulusan kompeten dan berdaya saing global melalui kurikulum berbasis industri, penelitian inovatif, dan fokus pada kewirausahaan.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div>    \t\t\t<\/div><!--\/u_row-->\n\t<!--\/u_row-->\n\t\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dosen Sustainable Energy and Environment di Swiss German University mengurai penyebab kebakaran hutan di Los Angeles, California, sulit dikendalikan.<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":31152,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_themeisle_gutenberg_block_has_review":false,"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"class_list":["post-31149","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-press-release"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ribuan Rumah Korban Kebakaran Los Angeles: Tahan Gempa tapi Rentan Api<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dosen Sustainable Energy and Environment di Swiss German University mengurai penyebab kebakaran hutan di Los Angeles, California, sulit dikendalikan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sgu.ac.id\/id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ribuan Rumah Korban Kebakaran Los Angeles: Tahan Gempa tapi Rentan Api\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dosen Sustainable Energy and Environment di Swiss German University mengurai penyebab kebakaran hutan di Los Angeles, California, sulit dikendalikan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sgu.ac.id\/id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Swiss German University\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/swissgermanuniv\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-17T00:26:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-01-23T04:31:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sgu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/1369881_720.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"563\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"SGU Public Relation\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@swissgermanuniv\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@swissgermanuniv\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"SGU Public Relation\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/\"},\"author\":{\"name\":\"SGU Public Relation\",\"@id\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/#\/schema\/person\/d512618cd1bfc688544267989a46ca24\"},\"headline\":\"Ribuan Rumah Korban Kebakaran Los Angeles: Tahan Gempa tapi Rentan Api\",\"datePublished\":\"2025-01-17T00:26:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-23T04:31:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/\"},\"wordCount\":783,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/1369881_720.jpg\",\"articleSection\":[\"Press Release\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/\",\"url\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/\",\"name\":\"Ribuan Rumah Korban Kebakaran Los Angeles: Tahan Gempa tapi Rentan Api\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/1369881_720.jpg\",\"datePublished\":\"2025-01-17T00:26:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-23T04:31:54+00:00\",\"description\":\"Dosen Sustainable Energy and Environment di Swiss German University mengurai penyebab kebakaran hutan di Los Angeles, California, sulit dikendalikan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/1369881_720.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/1369881_720.jpg\",\"width\":1000,\"height\":563},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ribuan Rumah Korban Kebakaran Los Angeles: Tahan Gempa tapi Rentan Api\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/\",\"name\":\"Swiss German University\",\"description\":\"Your Way to Global Success\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/#organization\",\"name\":\"Swiss German University\",\"url\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/logo-sgu-square.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/logo-sgu-square.jpg\",\"width\":1000,\"height\":1000,\"caption\":\"Swiss German University\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/swissgermanuniv\/\",\"https:\/\/x.com\/swissgermanuniv\",\"https:\/\/www.instagram.com\/swissgermanuniv\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/school\/swiss-german-university\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCKCJOB9lHSufRRtdmZ1rr1g\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/#\/schema\/person\/d512618cd1bfc688544267989a46ca24\",\"name\":\"SGU Public Relation\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2dd59f7de26e4292b5530f44c030927e079e308477bead0ba803788a5d4fc06d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2dd59f7de26e4292b5530f44c030927e079e308477bead0ba803788a5d4fc06d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"SGU Public Relation\"},\"url\":\"https:\/\/sgu.ac.id\/id\/author\/sgu-admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ribuan Rumah Korban Kebakaran Los Angeles: Tahan Gempa tapi Rentan Api","description":"Dosen Sustainable Energy and Environment di Swiss German University mengurai penyebab kebakaran hutan di Los Angeles, California, sulit dikendalikan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/sgu.ac.id\/id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Ribuan Rumah Korban Kebakaran Los Angeles: Tahan Gempa tapi Rentan Api","og_description":"Dosen Sustainable Energy and Environment di Swiss German University mengurai penyebab kebakaran hutan di Los Angeles, California, sulit dikendalikan.","og_url":"https:\/\/sgu.ac.id\/id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/","og_site_name":"Swiss German University","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/swissgermanuniv\/","article_published_time":"2025-01-17T00:26:08+00:00","article_modified_time":"2025-01-23T04:31:54+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":563,"url":"https:\/\/sgu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/1369881_720.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"SGU Public Relation","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@swissgermanuniv","twitter_site":"@swissgermanuniv","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"SGU Public Relation","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/"},"author":{"name":"SGU Public Relation","@id":"https:\/\/sgu.ac.id\/#\/schema\/person\/d512618cd1bfc688544267989a46ca24"},"headline":"Ribuan Rumah Korban Kebakaran Los Angeles: Tahan Gempa tapi Rentan Api","datePublished":"2025-01-17T00:26:08+00:00","dateModified":"2025-01-23T04:31:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/"},"wordCount":783,"publisher":{"@id":"https:\/\/sgu.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sgu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/1369881_720.jpg","articleSection":["Press Release"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/","url":"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/","name":"Ribuan Rumah Korban Kebakaran Los Angeles: Tahan Gempa tapi Rentan Api","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sgu.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sgu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/1369881_720.jpg","datePublished":"2025-01-17T00:26:08+00:00","dateModified":"2025-01-23T04:31:54+00:00","description":"Dosen Sustainable Energy and Environment di Swiss German University mengurai penyebab kebakaran hutan di Los Angeles, California, sulit dikendalikan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/#primaryimage","url":"https:\/\/sgu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/1369881_720.jpg","contentUrl":"https:\/\/sgu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/1369881_720.jpg","width":1000,"height":563},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sgu.ac.id\/ribuan-rumah-korban-kebakaran-los-angeles-tahan-gempa-tapi-rentan-api\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/sgu.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ribuan Rumah Korban Kebakaran Los Angeles: Tahan Gempa tapi Rentan Api"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/sgu.ac.id\/#website","url":"https:\/\/sgu.ac.id\/","name":"Swiss German University","description":"Your Way to Global Success","publisher":{"@id":"https:\/\/sgu.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/sgu.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/sgu.ac.id\/#organization","name":"Swiss German University","url":"https:\/\/sgu.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sgu.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/sgu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/logo-sgu-square.jpg","contentUrl":"https:\/\/sgu.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/logo-sgu-square.jpg","width":1000,"height":1000,"caption":"Swiss German University"},"image":{"@id":"https:\/\/sgu.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/swissgermanuniv\/","https:\/\/x.com\/swissgermanuniv","https:\/\/www.instagram.com\/swissgermanuniv\/","https:\/\/www.linkedin.com\/school\/swiss-german-university\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCKCJOB9lHSufRRtdmZ1rr1g"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/sgu.ac.id\/#\/schema\/person\/d512618cd1bfc688544267989a46ca24","name":"SGU Public Relation","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sgu.ac.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2dd59f7de26e4292b5530f44c030927e079e308477bead0ba803788a5d4fc06d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2dd59f7de26e4292b5530f44c030927e079e308477bead0ba803788a5d4fc06d?s=96&d=mm&r=g","caption":"SGU Public Relation"},"url":"https:\/\/sgu.ac.id\/id\/author\/sgu-admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sgu.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31149","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sgu.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sgu.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sgu.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sgu.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31149"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/sgu.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31149\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31151,"href":"https:\/\/sgu.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31149\/revisions\/31151"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sgu.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31152"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sgu.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31149"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sgu.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31149"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sgu.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31149"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}