
Swiss German University Dorong Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital untuk Menghadapi Dinamika Global
Tangerang, 22 Juni 2026 – Swiss German University (SGU) menyelenggarakan Public Seminar 2026 bertajuk “Navigating Global Uncertainty: Leadership and Innovation for the Future” pada Sabtu (20/6) di Kampus SGU, The Prominence Tower, Alam Sutera, Tangerang. Seminar ini menjadi forum strategis yang mempertemukan pemimpin dari sektor bisnis, pemerintahan, dan akademik untuk membahas kepemimpinan, inovasi, pemanfaatan data, serta transformasi digital sebagai kunci menghadapi perubahan global yang semakin cepat.
Diskusi dipandu oleh Dr. Ir. Eka Budiarto, S.T., M.Sc., akademisi Swiss German University, dan menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Dr. (HC) Enggartiasto Lukita, Executive Chairman B-Universe dan Menteri Perdagangan Republik Indonesia periode 2016–2019; Dini Maghfirra, S.P., M.T., M.Sc., Ph.D., Direktur Data Pembangunan dan Pemerintah Digital, Kementerian PPN/Bappenas; serta Adi Nugroho, Asisten Deputi Keterpaduan Layanan Digital Nasional, Kementerian PANRB.
Kehadiran perwakilan dari Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian PANRB menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu mendukung agenda transformasi digital nasional. Dalam diskusi, para narasumber sepakat bahwa perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (AI), dan perubahan pola kerja menuntut individu maupun organisasi untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kompetensi.

Dari perspektif bisnis dan media, Dr. (HC) Enggartiasto Lukita menekankan pentingnya kepemimpinan visioner dan kemampuan membaca perubahan untuk menjaga keberlanjutan organisasi. Sementara itu, Dini Maghfirra, S.P., M.T., M.Sc., Ph.D. menyoroti peran strategis data dalam mendukung pembangunan nasional yang lebih efektif, responsif, dan berbasis bukti. Adi Nugroho menambahkan bahwa transformasi digital bukan sekadar adopsi teknologi, melainkan perubahan menyeluruh dalam tata kelola dan pelayanan publik yang membutuhkan integrasi layanan, kolaborasi lintas sektor, serta pengembangan talenta digital yang berkelanjutan.
Rektor Swiss German University, Assoc. Prof. Dr. Dipl.-Ing. Samuel P. Kusumocahyo, menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu beradaptasi, berinovasi, dan memimpin di tengah perubahan yang berlangsung sangat cepat.
“Dunia sedang berubah dengan sangat cepat. Kemajuan teknologi, perkembangan AI, transformasi digital, dan dinamika global menciptakan tantangan sekaligus peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya. Karena itu, pendidikan tinggi harus mampu menjadi jembatan antara kebutuhan industri, perkembangan teknologi, dan pembangunan nasional. Di SGU, kami berkomitmen membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan agar mereka tidak hanya siap menghadapi perubahan, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan tersebut,” ujar Samuel.

Lebih lanjut, Samuel menjelaskan bahwa tema seminar ini sejalan dengan komitmen SGU dalam mendukung transformasi digital Indonesia melalui program pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan industri masa depan. Pada jenjang sarjana, SGU menawarkan program Information Technology dengan peminatan Cyber Security, Business Innovation, dan AI and Data Science, serta Industrial Engineering. Sementara pada jenjang magister, SGU menghadirkan program Master of Information Technology (MIT) dengan konsentrasi Data & AI Cyber Security, Data & AI Business Informatics, Digital Innovation, dan Manajemen Transformasi Digital.
“Transformasi digital membutuhkan lebih dari sekadar teknologi. Yang paling penting adalah manusianya. Karena itu, SGU terus mengembangkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan masa depan dan memperkuat kolaborasi dengan industri, pemerintah, serta mitra internasional untuk menciptakan lulusan yang siap berkontribusi di tingkat nasional maupun global,” tambah Samuel.
Seminar yang dihadiri oleh mahasiswa, akademisi, profesional muda, dan masyarakat umum ini berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab mengenai kepemimpinan di era disrupsi, pemanfaatan data dalam pembangunan nasional, transformasi digital layanan publik, hingga kompetensi yang dibutuhkan generasi muda untuk menghadapi masa depan.
Melalui public seminar ini, SGU kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi internasional yang aktif membangun kolaborasi antara akademik, industri, dan pemerintah untuk menghasilkan talenta yang adaptif, inovatif, dan siap berkontribusi dalam transformasi Indonesia menuju era digital.
Informasi Media :
Anisa Naamin
Head of Public Relations And Integrated Marketing Excellence
Swiss German University
e-Mail : [email protected]